Tags

, , , ,

Berikut adalah tokoh-tokoh yang saya idolakan. Kebanyakan sih orang-orang psikologi. Selain lima orang yang saya sebutin disini, sebenernya masih banyak lagi orang-orang yang saya kagumi. Tapi berhubung keterbatasan tempat (males sih sebenernya XD) jadi yang ditulis cuma lima aja. Sebenernya, gak tau kenapa dari dulu saya emang udah ada niat pengen nulis hal ini. Jadi berhubung udah bikin blog, ya saya tulis aja deh.

Nah, berikut tokoh-tokoh yang saya idolakan. Urutannya dari belakang, biar jadinya kayak ranking. :D

5. Howard Gardner

Mungkin nggak banyak orang Indonesia yang mengenal sosok Dr. Howard Earl Gardner, psikolog perkembangan asal Amerika. Tapi, teori Multiple-Intelligences yang dikenalin sama dia itu sungguh luar biasa. Teori ini saya anggap mematahkan persepsi umum yang nyebutin kalo Intelligent Quotient (IQ) adalah faktor utama penentu kesuksesan. Nyatanya, IQ hanya berpengaruh pada satu kecerdasan saja, yaitu kecerdasan matematis/logis. Selain itu ternyata masih banyak sekali tipe kecerdasan lainnya dimana IQ tidak terlalu berpengaruh. Kecerdasan-kecerdasan itu diantaranya kecerdasan verbal, kecerdasan visual, kecerdasan naturalis, kecerdasan interpersonal dan intrapersonal, juga masih banyak lagi jenis kecerdasan lainnya (ada 10 total sampai saat ini). Nah, karena hal itulah saya cukup kagum sama dia. Di Indonesia, saya liat masih banyak orang yang punya pendapat kalo kecerdasan itu ditentukan oleh IQ dan nilai rapor atau indeks prestasi semata. Saya pikir ini menyesatkan, dan teori multiple-intelligences bisa mematahkan hal ini.

4. Agatha Christie

Agatha Christie dikenal sebagai ratu dunia kriminal. Bukan berarti dia tukang jagal orang atau psikopat lho, tapi Agatha Christie disebut begitu karena ia telah menulis lebih dari tujuh puluh novel misteri pembunuhan. Kalo kalian keliling gr**edia, mungkin kalian bisa ketemu novel-novel Agatha Christie di bagian novel klasik (biasanya disitu juga ada novel Sherlock Holmes). Ia sangat berbakat dalam menulis cerita pembunuhan. Beberapa novelnya yang paling populer adalah “And Then There Were None” yang menceritakan pembunuhan atas sepuluh orang secara satu persatu di pulau terpencil, “Crooked House” yang menceritakan mengenai pembunuh yang berkeliaran di dalam sebuah rumah dan dengan leluasa bebas membunuh, “The Murder on the Orient Express” yang menceritakan mengenai pembunuhan di kereta api, serta masih banyak lagi. Nah, saya mengagumi dia bukan karena saya ingin nyoba-nyoba membunuh orang lho. LOL. Menurut saya, pembunuhan dan kriminalitas itu adalah topik psikologi yang sangat menarik. Saya selalu tertarik dengan motif-motif orang-orang untuk membunuh. Saya juga tertarik dengan gangguan-gangguan kejiwaan yang dialami oleh pembunuh atau psikopat. Soalnya, cita-cita saya salah satunya mau jadi psikolog kriminal. :D

3. Satoshi Tajiri

Apakah ada di dunia ini yang belum pernah mendengar kata pokemon? Ya, walaupun saat ini nggak terlalu populer lagi di Indonesia, tapi nyatanya pokemon masih berkembang lho sampai detik ini. Terbukti dari anime dan game-nya yang terus menerus dirilis dan terus menampilkan pokemon-pokemon baru. Kalo kalian ke romulation.net, kalian pasti bakal liat game nintendo ds yang paling sering di-download adalah pokemon. Ya, pokemon saat ini makin berkembang dan itu semua nggak akan mungkin terealisasi tanpa si creator pokemon, Satoshi Tajiri. Idenya membentuk sebuah dunia pokemon yang dihuni oleh makhluk-makhluk yang beragam mulai dari makhluk lucu nan imut sampai makhluk yang besar dan menyeramkan sangatlah orisinil. Dan yang paling saya sukai dari pokemon yaitu walaupun pasarnya adalah anak-anak, tapi bisa dikemas jadi mengasyikkan buat mereka yang udah remaja ataupun dewasa. Dari semua tokoh yang saya cantumin, Satoshi Tajiri adalah salah satu dari dua orang yang nggak terlalu berhubungan sama psikologi (selain Agatha Christie). Soalnya, selain psikologi saya emang bener-bener ngefans sama pokemon. Hehehe.

2. Sigmund Freud

Mereka yang belajar psikologi atau filsafat pasti tau Sigmund Freud (baca: Froyd). Beliaulah sentral dari aliran psikoanalisis. Kalo kalian melihat ada terapi psikologis dimana pasiennya tidur dan therapist-nya memberikan sugesti, itu adalah terapi yang dicanangkan oleh Freud. Sebagai seorang theorist, Sigmund Freud sangat menekankan pada kebutuhan biologis manusia. Tentu aja karena ia memang seorang evolusionis. Ia memiliki banyak teori yang hampir semuanya menuai kritikan. Kalo kalian pernah denger konsep id, ego dan superego, itu adalah teori kepribadian Freud. Ia juga menekankan pada perkembangan seks anak-anak. Kalo ada yang pernah denger kompleks oedipal atau kompleks electral (liat di mbah google; terlalu kontroversial soalnya kalo dicantumin disini :D), itu juga hasil pemikiran Freud. Ok, walaupun teorinya menuai kritikan dan hinaan, tapi saya menerima konsep-konsep yang dia ajukan. Memang keliatannya negatif, sih. Tapi, tidakkah ia melihat sesuatu apa adanya? Ia tidak melihat manusia sebagai subjek yang positif sehingga mencegah subjektivitas. Manusia dijabarkan apa adanya oleh Freud. Positivisme banget, sih, tapi emang menurut saya itulah yang terbaik. Lepas dari itu semua, saya kagum sama Freud karena ia mengemukakan konsep pikiran bawah sadar; sebuah konsep yang belakangan ini mulai populer. Walaupun psikoanalisis miliknya nggak memiliki banyak bukti empiris yang kuat, saya yakin pikiran bawah sadar memang sangat memengaruhi kita. :)

1. Sarlito Wirawan Sarwono

Nah, khusus yang satu ini, saya pernah ketemu beberapa kali sama orangnya. Karena pernah ketemu sama orangnya dan nggak punya izin buat nyantumin fotonya, jadi fotonya kalian search lewat oom google aja ya. Hehehe. Pak Sarlito W. Sarwono ini adalah salah satu dosen di kampus saya. Ia memiliki gelar guru besar dan termasuk dosen peneliti yang memiliki segudang prestasi. Ia pernah menjabat sebagai presiden Asian Psychological Association. Wow! Menurut saya, ini keren banget karena salah satu putera Indonesia ternyata bisa meraih posisi bergengsi kayak gini. Yang membuat saya kagum sama dia adalah sikap kritisnya dalam segala hal. Saya juga pernah membaca beberapa buku yang ditulisnya dan saya punya pendapat kalo Pak Sarlito ini emang concern banget sama masalah-masalah sosial dan kemanusiaan yang dihadapi oleh bangsa Indonesia. Saya punya cita-cita suatu saat nanti saya ingin memiliki segudang prestasi seperti Pak Sarlito. Hehehe. Amien… :D

Ok, itulah tokoh-tokoh yang jadi idola saya.

Kalo ada orang yang bilang mengidolakan seseorang itu sama aja kayak paganisme, saya terang aja nggak setuju. Saya kan nggak nyembah orang-orang ini. Tapi saya hanya menganggap orang-orang ini telah memiliki prestasi yang baik dan kontribusi yang cukup besar di bidangnya. Kalo Abraham Maslow bilang, orang-orang yang seperti ini bisa dikategorikan Self-Actualized Person. Artinya, mereka telah merealisasikan potensi diri yang mereka miliki dengan baik. Nah kalo dari artikel di ruangpsikologi.com, ternyata memiliki sosok idola itu juga cukup penting lho. Karena banyak dari sifat-sifat sang idola yang patut kita tiru seperti Oprah Winfrey atau Kolonel Sanders dengan kerja kerasnya, atau Albert Einstein dan Mahatma Gandhi atas kebijaksanaan mereka. Ini link-nya: http://ruangpsikologi.com/pentingnya-punya-idola

Segitu aja deh. Hehehe. See you in the next article ya!! :D

 

Daftar pustaka:

King, D.B., Viney, W., Woody, W.D. 1993. A History of Psychology: Ideas and Context. United States of America: Pearson Education, Inc. (2009)

http://staff.ui.ac.id/profil/detail_dosen.php?id=130440955 (diakses pada 21 Desember 2010 pukul 18:03)

http://www.agathachristie.com/about-christie/ (diakses pada 21 Desember 2010 pukul 17:12)

http://bulbapedia.bulbagarden.net/wiki/Satoshi_Tajiri (diakses pada 21 Desember 2010 pukul 16:16)

http://en.wikipedia.org/wiki/Howard_Gardner (diakses pada 21 Desember 2010 pukul 17:12)

http://en.wikipedia.org/wiki/Theory_of_multiple_intelligences (diakses pada 21 Desember 2010 pukul 15:30)

http://en.wikipedia.org/wiki/Sigmund_Freud (diakses pada 21 Desember 2010 pukul 15:38)

Images:

http://www.colenowicki.com/uploads/small_sigmund-freud-med.jpg (Sigmund Freud)

http://bulbapedia.bulbagarden.net/wiki/File:Satoshi_tajiri.jpg (Satoshi Tajiri)

https://www.ibo.org/img/imagebank/IBSep07ChangingFace.jpg (Howard Gardner)

http://www.nndb.com/people/583/000026505/agatha_christie_80.jpg (Agatha Christie)