Tags

, , , , , ,

Belum lama ini saya mengikuti sebuah tes kepribadian di internet yang didasari oleh enneagram 9 tipe kepribadian. Memang, mengikuti tes-tes kepribadian seperti ini menyenangkan bagi saya karena saya termasuk orang yang suka mengetahui lebih dalam mengenai diri saya sendiri. Saat ini saya masih belum mengetahui valid atau tidaknya kepribadian menurut enneagram ini, akan tetapi saya melihat adanya kecocokan antara sifat-sifat yang dijabarkan oleh enneagram itu dengan sifat yang ada dalam diri saya. Begitupun ketika saya menanyakan kepada teman-teman saya, ternyata mereka juga mengatakan demikian sesuai dengan yang digambarkan oleh enneagram itu.

Hasil dari tes kepribadian lewat similarminds.com menyatakan saya adalah seorang “pengamat” yang digambarkan dengan enneagram nomor lima. Karakteristik umum dari enneagram nomor lima adalah memiliki motivasi untuk mengetahui dan memahami segala hal, tidak tergantung pada orang lain, dan tidak ingin terlihat bodoh. Kelebihan dari kepribadian ini diantaranya analitis, tekun, sensitif, bijaksana, objektif, intuitif, dan bisa menjaga diri. Adapun kekurangan dari kepribadian pengamat ini diantaranya arogan secara intelektual, kikir, keras kepala, menjaga jarak dengan orang lain, terlampau kritis terhadap orang lain, kurang tegas, dan negatif. Menurut hasil tersebut juga dijelaskan berbagai macam hal mulai dari cara bergaul dengan pengamat, pengamat sebagai anak, pengamat sebagai orang tua sampai keuntungan dan kesulitan menjadi pengamat.

Berdasarkan hasil yang dijabarkan, saya kemudian merefleksikan hasil itu dengan diri saya. Ternyata, memang ada banyak sekali kecocokan dengan diri saya seutuhnya. Saya memang tidak suka terlihat bodoh di depan orang lain oleh karena itu sebisa mungkin saya membuat orang lain menganggap saya ini berpengetahuan dan berwawasan luas. Saya juga tidak menyukai ketergantungan saya terhadap orang lain karena saya memang mandiri; saya melihat ketergantungan terhadap orang lain hanya akan menghambat saya. Kekurangan-kekurangan yang ditulis juga sesuai dengan kekurangan saya. Terkadang, walaupun saya membencinya, saya merasa lebih tahu dan lebih bisa dari orang lain. Saya juga orang yang cukup perhitungan terhadap orang lain dan saya juga menjaga jarak dengan orang lain. Banyak lagi yang ditulis di hasil merepresentasikan diri saya yang sesungguhnya.

Walaupun mungkin saja teori enneagram 9 tipe kepribadian bukanlah teori valid di psikologi dan mungkin saja bisa disejajarkan dengan ilmu-ilmu maya lainnya seperti palmistri atau astrologi, hasil dari kepribadian itu memang benar merepresentasikan diri saya seutuhnya. Berbeda dengan beberapa tes kepribadian yang saya ikuti di internet yang memberikan hasil tidak sesuai dengan diri saya, enneagram ini memberikan data yang cukup bisa saya ambil untuk lebih jauh mengetahui diri saya sendiri. Saya memang seorang “pengamat” yang observan; seseorang yang mandiri, penuh rasa ingin tahu dan tentu saja, pelit. :P

Bagi kalian yang ingin mengikuti tesnya, bisa masuk ke link berikut:

http://similarminds.com/test.html

atau

http://webhome.idirect.com/~kehamilt/ipsyenn.html

Nah berikut ini adalah keterangan yang lebih detail mengenai enneagram no. 5: “The Observant Thinker”

Sumber: http://webhome.idirect.com/~kehamilt/ipsyen5.html

Five : The Observant Thinker

Fives are motivated by the need to know and understand everything, to be self-sufficient and to avoid looking foolish

Fives at their BEST are
Fives at their WORST are
analytical
intellectually arrogant
persevering
stingy
sensitive
stubborn
wise
distant
objective
critical of others
perceptive
unassertive
self-contained
negative

How to get along with a Five

  • Be independent not clingy
  • Speak in a straightforward and brief manner
  • Give them time to process feelings and thoughts
  • If they are being aloof, distant or arrogant they may be feeling uncomfortable
  • Make them feel welcome, but not too intensely or they may doubt your sincerity
  • Don’t come on like a bulldozer
  • Help them avoid their pet peeves: Big parties, other’s loud music, overdone emotions, intrusions on their privacy

What’s good about being a Five

  • they can stand back and observe life objectively
  • they can come to a thorough understanding perceiving causes and effects
  • they have a sense of integrity, do what is right and are not influenced by social pressure
  • they are not caught up in material possessions and status
  • they are calm in a crisis

What’s difficult about being a Five

  • they feel frustrated by putting knowledge into the world slowly
  • they feel bad when acting like a know-it-all
  • they don’t like to be pressured to be with people they don’t like
  • they resent others with better social skills but less intelligence do better professionally
  • they have trouble putting thoughts succinctly

Fives as Children

  • spend time alone reading or making collections
  • have a few special friends rather than many
  • are very bright and curious and do well in school
  • have independent minds and often question parents and teachers
  • watch events from a detached point of view, gathering information
  • assume a poker face in order not to look afraid
  • feel intruded upon and controlled and/or ignored and neglected

Fives as Parents

  • are often kind, perceptive and devoted
  • are sometimes authoritarian and demanding
  • may expect more intellectual achievement than is developmentally appropriate
  • may be intolerant of children expressing strong emotions