Tags

, , ,

Lama-lama blog ini makin jarang bahas soal psikologi. Malahan, yang dibahas kebanyakan jadi topik-topik non-psikologi kayak filsafat dan lain-lainnya. Begitu juga dengan apa yang akan gue bahas disini, yang lagi-lagi nggak terkait dengan psikologi. Disini gue coba membahas sedikit mengenai mitologi Yunani Kuno.

Denger mitologi Yunani kuno, mungkin nggak akan pernah lepas dari yang namanya Dewa-Dewi Olympus yang menjadi tokoh-tokoh utama dalam karya-karya Homer. Nah, gak cuma di karya-karya Homer, di artikel ini, Dewa-Dewi Olympus juga akan menjadi tokoh utama. Adakah orang yang belum pernah mendengar nama-nama seperti Zeus, Poseidon, atau Hades? Mungkin ada, tapi gue pikir cukup aman saat ini untuk mengatakan bahwa nama-nama tersebut sudah cukup dikenal oleh sebagian besar kita. Namun, gimana dengan dewa-dewi lainnya seperti Artemis, Dionysius, Demeter, atau Hephaestus? Mungkin denger namanya aja belum pernah. Paling familiar mungkin namanya Artemis. Itu juga paling-paling di anime jadul yang motto karakter utamanya: “dengan kekuatan cnta dan kebajikan, bla bla bla!” (you-know-lah)

Mengapa gue membahas mereka? Well, I dunno. It’s just fascinating. Kalo liat kisah-kisah modern mengenai mereka (kayak Disney’s Hercules, Clash of the Titans, Immortals, dsb.) juga rasanya menarik aja, gak tau kenapa. Gue dari dulu emang seneng sih sama topik-topik fantasi yang isinya penuh magis dan simbol-simbol. Mungkin ya karena itu kali makanya gue tertarik ngebahas ginian. Nah jadi tau kan sekarang, alasan gue kenapa milih bahas mereka. Alasan gue bukannya  karena pengen convert ke agama Yunani Kuno loh. Hahahahaha.

Gue gak akan membahas cerita-cerita yang mengiringi setiap Dewa-Dewi yang akan gue sebutin. Disini gue mau coba memberikan deskripsi umum aja mengenai mereka.

Alkisah, setelah bangsa Titan jatuh dan anak mereka, Zeus, mengambil alih kekuasaan, ia dan para dewa-dewi lainnya sepakat untuk membagi tugas dan tinggal di istana suci, jauh diatas gunung Olympus. Mereka menikmati kekuasaan sebagai dewa-dewi abadi yang dipuja oleh manusia di bumi. Siapa saja penduduk-penduduk Olympus itu?

Zeus

Siapa tidak kenal Zeus? Raja dan penguasa tertinggi di Gunung Olympus ini sering sekali muncul dalam kisah-kisah modern mengenai mitologi Yunani kuno. Setelah membunuh ayahnya sendiri yaitu titan bernama Cronus dan memenangkan persaingan kekuasaan dengan dua saudaranya yang lain (Poseidon dan Hades), ia memperoleh kekuasaan tertinggi, yaitu kekuasaan atas langit dan udara. Satu hal yang terkenal dari Zeus adalah, bahwa ia memiliki banyak sekali anak-anak yang tidak hanya berasal dari istrinya Hera, namun juga dari banyak sekali kekasih-kekasihnya yang lain, yang banyak diantaranya adalah manusia. Perseus dan Hercules mungkin anak-anak Zeus yang paling terkenal yang berasal dari kekasih-kekasihnya selain Hera. Zeus memegang thunderbolt sebagai senjatanya dalam pertempuran. Setiap kali petir bergemuruh diatas langit menandakan kemarahan sang raja Olympus.

Poseidon

Adik dari Zeus yang memeroleh kekuasaan untuk memerintah lautan dan gempa bumi. Meskipun ia memiliki istananya sendiri jauh di dasar laut, ia sering  terlihat berada di Oloympus bersama dewa-dewi lainnya. Hubungannya kurang baik dengan anak emas Zeus, yaitu Athena. Pernah Poseidon dan Athena memperebutkan kekuasaan atas kota Athena. Pertandingan itu dimenangkan oleh Athena. Terdapat mitos (yang sampai sekarang masih terdengar) bahwa kapal apapun yang melintas di samudera dengan sembarangan menggunakan nama dewa ini, maka kapal itu akan segera binasa. Ingat film Poseidon? Mengisahkan tenggelamnya sebuah kapal yang bernama Poseidon. Jangan-jangan si dewa marah betulan kali ya namanya disama-samain sama kapal? Hahaha.

  Hera

Adik sekaligus istri dari Zeus. Hera merupakan dewi pelindung perkawinan dan keluarga. Berkat gelarnya sebagai dewi pelindung perkawinan, ia sangat membenci wanita-wanita yang dinikahi oleh orang-orang yang sudah beristri, tak terkecuali suaminya. Zeus adalah dewa yang memiliki banyak sekali kekasih, dan Hera, yang membenci hubungan Zeus dengan kekasih-kekasihnya itu biasanya membalaskan dendamnya kepada mereka dan anak-anak mereka. Ingat TV series tahun 90-an yang judulnya Hercules: The Legendary Journeys? Well, Hercules anak dari Zeus dengan seorang manusia bernama Alcmene. Hera (yang menjadi tokoh antagonis) sangat membenci hal itu sehingga ia terus-menerus mengirimkan monster-monster untuk membunuh Hercules. Ya, Hera sangat dikenal akan sifatnya yang pencemburu dan penuh dendam.

Demeter

Dewi kesuburan, musim dan pelindung pertanian. Ia memberkati tanaman-tanaman yang ditanam oleh para petani. Demeter sangat dikenal akan kisah anaknya yang diculik oleh Hades dan dibawa pergi ke istana Hadesdi dunia kematian. Semenjak itu, Demeter tidak henti-hentinya mencari-cari Persephone sambil menangis. Hal ini membuat musim di bumi menjadi hanya musim dingin yang kering dan menyedihkan sehingga tanaman-tanaman pertanian mati. Melihat hal ini, Zeus iba dan meminta Hades untuk mengizinkan Persephone melihat ibunya. Hades mengizinkan, akan tetapi hanya pada saat tertentu saja setiap tahun. Saat tertentu itu merupakan musim semi dimana Demeter merasa senang dan tanaman tumbuh serta berbuah. Sementara musim dingin adalah musim dimana Demeter menangis merindukan Persephone.

Dionysus

ebsqart.com

Dewa anggur, kebun anggur, dan pesta pora ini merupakan dewa termuda yang tinggal di Olympus. Ia membawa kegembiraan dan keceriaan yang dilambangkan oleh anggur. Ibunya adalah manusia sementara ayahnya adalah Zeus. Sejak sebelum kelahirannya, ia sangat dibenci oleh Hera karena hubungan ibunya dengan Zeus. Karena hal ini, ibunya mati disebabkan oleh Hera. Belum cukup, Hera memerintahkan para Titan untuk membunuh Dionysus saat ia masih bayi. Namun, ia berhasil dihidupkan kembali dan diberikan perlindungan oleh Zeus. Dionysus merupakan salah satu dewa yang perannya sangat penting karena ia satu-satunya dewa yang memiliki kaitan langsung dengan kehidupan setelah kematian. Selain karena pengalaman masa kecilnya, ia juga berhasil membawa ibunya kembali hidup dari dunia kematian. Satu-satunya dewa yang berhasil melakukan hal itu.

To be continued…